Paoy Paet, 18 Maret 2026 – Dunia selebgram Indonesia kembali diguncang kontroversi setelah influencer ternama Denise Chariesta mengumumkan rencana menjalani program bayi tabung (IVF) meskipun belum memiliki pasangan suami. Pengumuman yang diunggah melalui Instagram Story dan live session pada 16 Maret 2026 ini langsung viral, memicu perdebatan sengit di media sosial antara pendukung hak reproduksi individu dan pihak yang menilai langkah tersebut bertentangan dengan norma budaya serta agama mayoritas di Indonesia.
Denise, yang memiliki lebih dari 5 juta pengikut di Instagram, menyatakan keinginannya memiliki anak kembar melalui IVF single parent. “Saya ingin menjadi ibu, dan saya punya hak atas tubuh serta masa depan saya sendiri. Teknologi ini ada untuk membantu, bukan untuk dibatasi oleh pandangan orang lain,” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip dari akun resminya. Ia juga menyinggung bahwa banyak wanita karir sukses di luar negeri yang memilih jalur serupa tanpa pasangan.
Reaksi Publik Terbelah Pengumuman ini langsung memicu ribuan komentar dan tagar #DeniseIVF serta #HakReproduksi trending di X dan TikTok. Sebagian netizen mendukung: “Ini era modern, perempuan berhak punya anak tanpa harus menikah dulu. Respect hak pribadi!” tulis salah satu pengguna. Namun, mayoritas kritik datang dari kelompok konservatif: “Ini melawan fitrah, anak butuh ayah dan ibu. Bisa jadi preseden buruk buat generasi muda,” komentar akun lain yang mendapat ribuan like.
Beberapa tokoh agama dan aktivis keluarga ikut angkat bicara. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa IVF tanpa pernikahan sah bertentangan dengan fatwa sebelumnya tentang reproduksi berbantu. Sementara Kementerian Kesehatan RI melalui juru bicara menyatakan bahwa regulasi IVF di Indonesia masih mensyaratkan pasangan suami-istri yang sah, meski praktik single IVF mulai muncul di klinik swasta.
Konteks Lebih Luas Tren Selebgram 2026 Kasus Denise bergabung dengan deretan kontroversi selebgram di awal 2026:
- Selebgram Ruce Nuenda dikritik keras karena tetap beraktivitas di tempat umum saat terinfeksi campak (Maret awal), memicu peringatan dari Menkes Budi Gunadi Sadikin.
- Selebgram DJ TM (Medan) ditangkap karena konsumsi vape isi narkoba (11 Maret 2026).
- Kasus kematian misterius selebgram Lula Lahfah di apartemen Jakarta (Januari 2026) masih diselidiki.
- Selebgram Agnes Jennifer menjalani sidang cerai perdana di hari ulang tahun pernikahannya (16 Maret 2026) akibat skandal perselingkuhan.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana selebgram semakin menjadi cermin masyarakat digital Indonesia: dari inspirasi gaya hidup hingga sorotan etika, moral, dan hukum. Banyak analis media sosial menyebut 2026 sebagai tahun “selebriti digital vs norma tradisional”, di mana influencer dengan jutaan followers sering kali memicu diskusi nasional lebih besar daripada politisi.
Denise Chariesta hingga kini belum memberikan tanggapan lanjutan atas polemik ini, tapi ia menutup komentar di postingan terbarunya. Publik menanti apakah pengumuman ini akan berlanjut ke langkah hukum atau klinis, atau justru menjadi momentum diskusi lebih luas tentang hak reproduksi perempuan di era modern Indonesia.
Apakah ini langkah berani menuju kebebasan individu, atau pelanggaran batas budaya? Debat ini diprediksi masih akan panas sepanjang tahun.